Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Januari 2014

Mencetak Untung Usaha Cetak Digital


Bisnis cetak digital atau digital printing dekat dengan dunia anak muda. Berbagai produk seperti cetak gambar kaos, mug, pin, kartu identitas atau ID card, dan kartu nama tak hanya menjanjikan keuntungan finansial tapi juga kepuasan dari sisi kreativitas.

Real Imagink Digital Printing

Berdiri tahun 2007, Real Imagink Digital Printing langsung menawarkan kemitraan setahun kemudian. Beralamat di Jalan Jati No 10, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Telp. 05114778170, Muhammad Hadi, pemilik Real Imagink yakin kalau bisnis yang ditawarkan masih menjanjikan.

Walau begitu, seringkali mitra bisnis terbentur pada kreativitas dalam mendesain produk. Padahal, kreativitas dan pengetahuan sangat penting dalam bisnis ini. Makanya, Hadi menekankan adalah penguasaan ilmu. "Soal konsep usaha biar mitra usaha yang jalan sendiri," kata Hadi.

Makanya, setelah mitra mengerti tentang usaha dan tahu bagaimana cara mengembangkannya. Hadi akan memberikan kesempatan bagi untuk mengeksplorasi kemampuannya. Bahkan, bagi limra yang sudah mencapai tahap itu. Hadi tidak akan memaksa mitra menggunakan nama Real Imagink lagi.

Anda yang tertarik dengan bisnis ini. Hadi menawarkan paket investasi fleksibel. Untuk paket lengkap dengan investasi Rp 15 juta. Nilai investasi itu bisa berubah, tergantung kebutuhan calon mitra. Jika calon mitra telah memiliki peralatan seperti printer dan komputer, nilai investasi bisa ditekan.

Adapun paket satuan, investasinya Rp 3 juta hingga Rp 7 juta. Alat seperti sablon, digital printing, kursus digital, digital mug, dan digital pin akan disediakan Hadi. "Paket satuan paling banyak diminati," katanya

Buktinya, saat ini Hadi sudah melayani 100 paket satuan dan 2 paket lengkap di Balikpapan dan Pekanbaru. Dari 100 mitra tersebut, 50% diantaranya mengambil kursus digital, baik pelatihan langsung ataupun tutorial. Hal ini, menjadi tanda banyak orang ingin belajar dan menjajal usaha cetak digital.

Karena paket digital printing paling laku, untuk sementara. Hadi menghentikan penjualan paket satuan lain. Selain itu, diajuga mulai menawarkan paket lengkap dengan sistem proteksi 1 kota, 1 mitra. Hadi mentargetkan mitra akan memperoleh omzet hingga Rp 15 juta tiap bulan, sehingga balik modal bisa tercapai paling lama 6 bulan.

Narsis Digital Printing

Seperti juga Real Imagink, Narsis Digital Printing yang berdiri sejak 2009 dan menawarkan kemitraan setahun kemudian. Dimiliki Alween Ong, Narsis beralamat di Jalan Merak Jingga No. 52, Medan, Sumatera Utara, telp. 0614510356.

"Kemitraan menganut prinsip fleksibilitas," katanya. Dengan paket investasi dari Rp 17 juta hingga Rp 38 juta, saat ini Narsis Digital Printing memiliki 28 cabang, di Aceh dan Sumatera Utara.

Narsis juga menawarkan paket satuan yang terdiri dari paket facemug Rp 17 juta, Master Pin Rp 22 juta. Raja Distro Rp 26 juta dan paket komplit Rp 38 juta. "Nilainya bukan harga mati, sesuai kebutuhan dan peralatan yang dimiliki mitra," jelasnya.

Alween mentargetkan balik modal selama 3 bulan hingga 11 bulan dengan target omzet Rp 800.000 per hari. Sebab nilai utama kemitraan lebih kepada sisi pelatihan menjalankan usaha secara profesional dan menguntungkan.

Rabu, 18 Desember 2013

Celah Usaha Kerupuk Daun Bambu


Tanaman bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak tumbuh di wilayah Indonesia. Masyarakat nusantara biasanya memanfaatkan batang tanaman ini untuk konstruksi rumah, bahan kerajinan, dan perabot rumah tangga lainnya. Sementara bagian tunas bambu  digunakan untuk bahan masakan, yaitu sayur rebung. Sedangkan daunnya dipakai sebagai media pengukus nasi dan beberapa jenis daun bambu lainnya dijadikan pakan ternak sapi. Di daratan China, daun bambu sejak lama digunakan sebagai bagian dari pengobatan herbal. Daun bambu dipercaya dapat mengobati penyakit asma, menurunkan kolesterol, darah tinggi, batuk, demam, dan masuk angin. Berdasarkan hasil penelitian, daun bambu mengandung beberapa zat penting, antara lain: flavonoid, polisakarida, vitamin, asam amino, dan zat anti oksidan lainnya.


Berlatar belakang hal tersebut, tiga mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yakni Rakhma Novita Sari, Ayu Siti Rochmah, dan Dwi Endah Suryaningtyas mencoba berkreatifitas mengolah daun bambu tersebut agar bermanfaat dan bisa mendatangkan rupiah. Mereka berhasil mendapatkan dana hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKMK) Tahun 2012 dengan produk olahan kerupuk daun bambu yang diberi nama  Kedapring.

Untuk membuat kerupuk berbahan daun bambu tidaklah terlalu sulit. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kerupuk daun bambu, terdiri dari:
  • Tepung tapioka 500 gram
  • Tepung terigu 100 gram
  • Gula pasir 35 gram
  • Garam dapur 25 gram
  • Bawang putih 35 gram
  • Kapur sirih 1 sendok makan
  • Air putih 350 ml

Cara membuat kerupuk daun bambu:
  • Pilih daun bambu yang masih muda (berwarna hijau muda)
  • Rebus daun bambu untuk menghilangkan bulu dan membunuh kuman-kuman yang melekat.
  • Setelah lunak, tiriskan kemudian diblender dengan menambahkan sedikit air hingga hasilnya menjadi agak encer.
  • Langkah selanjutnya adalah menuangkan hasil blenderan tersebut ke dalam campuran tepung tapioka dan tepung terigu pada sebuah wadah (misalnya baskom). Aduk merata. Jangan lupa untuk menambahkan garam, gula, air kapur sirih dan bawang putih yang sudah dihaluskan tersebut. Agar adonan menjadi mudah diaduk, tuangkan air putih secukupnya. Aduk dan remas dengan tangan hingga adonan menjadi kalis (tidak lengket).
  • Tahap berikutnya adalah membagi adonan ke dalam cetakan/wadah, bisa memakai besek. Kemudian dikukus hingga matang dan berwarna hijau bening.
  • Setelah proses penguskusan, adonan dibiarkan dingin selama 10-12 jam. Ketika sudah terasa agak mengeras, adonan dipotong tipis-tipis dengan ketebalan 1-2 cm. Selanjutnya dijemur pada terik matahari. Lama pengeringan tergantung struktur bahan kerupuk. Jika bahan kerupuk mentah tersebut terasa mudah patah, maka proses pengeringan bisa dihentikan.
  • Langkah terakhir adalah menggorengnya dalam minyak panas dan kemudian siap dikemas dalam plastik kedap udara.

Demikian sekilas tentang proses pembuatan kerupuk daun bambu. Kerupuk jenis ini belum dikenal luas di masyarakat, sehingga nampaknya memiliki daya tarik yang besar. Agar sukses, maka kreatifitas bentuk kerupuk yang unik dengan racikan rasa resep yang special sangat diperlukan. Silahkan baca juga Usaha pembuatan kue dari daun kelor!

Jumat, 01 November 2013

Jenis Usaha Kecil 2013


Jenis Usaha Kecil 2013
Jenis Usaha Kecil 2013
apabila kita cermati, di negara yang sedang dirundung perang, didalam situasi sesulit apa pun, aktivitas ekonomi rakyat umumnya terus jalan. di layar kaca kita biasa lihat bagaimana pasar tradisional terus berperan.

pada saat ada serangan bom, berlangsung kepanikan sesaat, mereka menghentikan kegiatannya tetapi saat kondisi telah dikira aman mereka kembali menggelar dagangannya. perihal layaknya itu berbentuk alami, berlangsung dimana saja didunia. indonesia di jaman revolusi, perang korea, vietnam, lebanon, palestina, irak, afganistan, dan lain-lain, alami perihal yang sama.

ukm yaitu type usaha yang senantiasa ada didalam situasi perang serta damai. ukm yaitu type usaha yang betul-betul mandiri. ia tumbuh oleh dorongan alami, dorongan bawah sadar, manusia butuh hidup serta menghidupi keluarga.
kemampuan perekonomian satu negara amat ditentukan oleh sejauh mana negara dapat menciptakan iklim sehat untuk tumbuh serta berkembangnya usaha kecil menengah ( ukm ). negara-negara maju, sekapitalis apa pun, tak ada yang berani menafikan eksistensi ukm-nya.
Peluang Usaha Rumahan Bisnis Baju Terkenal paling murah se-Dunia sejak 2008 BUKTIKAN harga 3500-14ribu. Terbukti dengan puluhan cabang dan ribuan reseller tersebar diseluruh indonesia |call 085773465849 | visit: www.GROSIRBAJUKU.comatau [Klik Disini Selengkapnya]

pertokoan, tempat tinggal makan, industri kerajinan, dan lain-lain, yaitu basis perekonomian negara. negara-negara maju amat melindungi iklim usaha, sedemikian rupa, supaya ukm tidak terlindas akibat kerakusan dan/atau kebuasan pengusaha besar/raksasa. untuk keperluan itu, di seluruh negar maju ada undang-undang anti monopoli ( anti monopoli law atau anti trust law ).

jepang, sebagai contoh, mengaplikasikan dengan sadar serta terencana, apa yang oleh mereka dikatakan sebagai ‘ekonomi gunung fuji’. pengusaha besar/raksasa dianalogkan sebagai selimut salju terus, yang menyelimuti puncak gunung. selimut salju yang dari terlalu jauh tampak indah serta mentereng itu sebenarnya berbentuk ‘tidak permanen’.
dibagian terbawah salju, es mencair untuk lantas diganti oleh es yang ada di atasnya. demikianlah siklus abadi berjalan beribu serta berjuta th.. yang tentu selimut salju bertumpu atau menumpu diatas badan gunung yang berdiri kokoh.

selumut salju yaitu gambaran perusahaan-perusahaan raksasa ( sogo-sosha ) serta badan gunung yang kokoh itu, yaitu gambaran keberadaan beberapa ratus ribu atau juta perusahaan kecil serta menengah ( ukm ). tiap-tiap th. beberapa ribu ukm gulung tikar tetapi pada waktu yang sama beberapa ribu juga lahir serta nampak ukm baru.
berlangsung disini seleksi alami, bahwa yang terkuat ( didalam makna yang menggerakkan usahanya dengan berkelanjutan, menyukai bidang yang digeluti, yang efisien, serta efektif ) yang dapat bertahan hidup sekalian mempunyai peluang untuk jadi besar.

cerita sukses pengusaha ukm layaknya otani, pedagang kacang ( pedagangkecil ) yang menjelma jadi pengusaha/pemilik hotel terbesar di jepang, new otani, atau pengusaha bengkel motor honda yang menjelma jadi di antara perusahaan mobil terbesar serta terkuat dunia, banyak menginspirasi pengusaha kecil/menengah di belahan dunia yang lain.

pelajaran apa yang bisa ditarik dari cerita tersebut ? ukm substansinya yaitu type usaha wirausaha/wiraswasta, type usaha yang memercayakan keyakinan diri, keuletan, serta kekuatan inovasi.
bagaimana situasi ukm di indonesia ? sampai saat ini ukm kelihatannya tetap diposisikan sebagai jenis/kelas usaha lemah yang perlu dilindungi yang untuk hidupnya butuh ‘ditolong’ pemerintah. janji atau program pertolongan permodalan umumnya jadi iming-iming yang membius serta melenakan. janji atau program yang lebih berbentuk retorika atau sebatas jadi jargon politik penguasa.

didalam proses janji serta program pertolongan sering jadi jadi tempat korupsi penyelenggaranya. keperluan pemodalan biasa diidentikan sebagai perihal mutlak untuk hidup serta berkembangnya ukm. perihal yang sebenarnya tidak senantiasa benar. tambah lebih mutlak yang diperlukan ukm yaitu iklim kondusif supaya mereka bisa lakukan aktivitas usahanya dengan tenang. mereka membutuhkan kepastian usaha.

pasar tradisional, yaitu contoh kongkret bagaimana kehidupan perekonomian sehari-hari bisa berjalan dengan bersahaja serta normal. pedagang pasar tradisional telah ada di pasar induk sejak dinihari, beli apa yang dapat mereka jual kembali di pasar tradisional pada pagi hari itu juga. dari kenyataan itu tidak dapat dipungkiri mereka, pedagang pasar tradisional yaitu jenis pengusaha ulet serta tabah.

di banyak negara didunia kebersahajaan serta kenormalan tersebut dijaga a. l. dengan melindungi kebersihan, ketertiban, serta keteraturannya. petugas negara bikin pasar tradisional, sedemikain rupa supaya terus menarik serta nyaman. sejak masa sebelum saat perang ( sebelum saat th. 1942 ) pemerintah kolonial sudah sediakan pasar tradisional hingga tingkat desa. bangunan pasar tradisional kokoh, indah, apik, serta bersih. perihal yang tetap tampak di jaman th. 50-60an. pasar tradisional yang saat ini sedang terancam oleh kehadiran supermarket yang menjamur di kota besar sampai kota kabupaten.

pasar tradisional mesti dijaga serta dipelihara keberadaannya bukan hanya digusur atau tergusur !di segi lain ukm berkembang cepat di negara yang mengembangkan bisnis pariwisata. di lokasi tujuan wisata hotel berbintang dari paling tinggi sampai penginapan kelas ‘losmen’, restoran dari restoran d hotel mewah, kelas kafe, sampai makanan yang dijajakan ( eskrim, dan lain-lain ), berkembang cepat. pariwisata menghadirkan area untuk lahirnya usaha ukm layaknya bisnis perjalanan, tour-guide/pemandu wisata, bus-bus turis, penterjemah, industri kerajinan rakyat, dan lain-lain.

dikarenakan dampak positifnya demikianlah luas, eropa barat serta jepang pasca pd ii, membangun kembali dari puing-puing kehancuran akibat perang melewati pengembangan pariwisata. pariwisata yaitu bisnis ‘cash’, berarti transaksi bisnis biasa berjalan dengan tunai ( pembayaran kartu masuk didalam kelompok tunai ).

kota bandung, yang tiap-tiap akhir minggu dibanjiri wisatawan domestik, terutama yang dari jakarta, serta wisatawan mancanegara terutama malaysia serta singapura, rasakan benar nilai positif pariwisata. ukm berkembang cepat di lokasi bandung serta sekitarnya. perihal yang telah lama di nikmati bali yang memanglah sudah disiapkan serta dirancang masak sejak jaman kolonial.